Kegemukan atau Obesitas
Kelebihan berat badan dengan kegemukan adalah dua hal yang berbeda. Kelebihan berat badan belum tentu kegemukan, sebaliknya kegemukan pasti kelebihan berat badan. Orang yang biasa berolahraga angkat besi, tinju, gulat, atau senam, berat tubuhnya akan berlebih. Kadang kala kita sering kaget dan tidak mengerti jika sudah mulai rajin olahraga senam, tetapi berat badan justru bertambah. Lebih heran lagi karena bentuk tubuh mulai tampak langsing, tetapi berat badan bisa bertambah 1—2 kg. Hal ini terjadi karena tubuh semakin berisi.
Gerakan senam dan olah raga bisa menyebabkan timbunan lemak di bagian tubuh terentu terbuang kemudian membentuk otot semakin kuat dan berisi, serta tulang pun semakin kokoh dan kuat, sehingga postur tubuh semakin enak dipandang. Contohnya, olahragawan yang berat badannya berlebih adalah para binaragawan. Berat badannya lebih dari 100 kg, postur tubuhnya tampak kekar dan macho, meskipun berat badannya berlebih.
Kegemukan atau obesitas biasanya ditandai dengan tidak proporsionalnya bentuk tubuh, terutama lingkar pinggang dan lingkar perut. Kaum perempuan, terutama ibu-ibu yang habis melahirkan biasanya mengeluh karena perutnya membuncit dan sulit mengembalikan bentuk perut seperti sebelum melahirkan. Bahkan, kaum pria dan perempuan lebih dari berumur 40 tahun yang jarang berolahraga biasanya akan mengeluh perutnya yang tidak bisa langsing.












