NYERI HAID DAN SAKIT PINGGANG MENGHILANG
Ori 27 th, Bekasi.
Rasanya dunia mau kiamat. Setiap kali datang bulan, dari pinggang hingga melingkar ke depan bagian perut sakitnya luar biasa. Bahkan lima hari sebelumnya, seluruh badan sudah terasa pegal-pegal dan lemas.
Penderitaan saya selama ini rupanya ada bakat keturunan dari ibu saya. Kakak-kakak saya yang perempuan juga setali tiga uang. Begitu mereka menikah, otomatis penderitaan akan berakhir. Maka setiap kali mama tahu saya kesakitan selalu menasihati:
”Ori, sudahlah. Kamu tunggu apa lagi sih?. Dari pada menderita setiap bulan lebih baik kamu terima saja lamaran pacarmu untuk segera menikah”.
”Aduh, sakit nih ma. Jangan ngomongin kawin dulu. Ori sakit sekali nih perutnya”.
”Tuh, makanya cepet menikah biar penyakitmu nggak kambuh lagi”.
Setiap kali saya sakit selalu itu-itu saja nasihat mama agar saya cepat menikah. Karena saya merasa belum siap maka setiap kali pula selalu ada perdebatan. Dalam doa saya selalu memohon diberi jalan keluar agar penyakit saya segera bisa diatasi.
Untunglah ketika jalan-jalan di mall Ambassador saya makan di Es Teller 77 lantai UG (sekarang sudah pindah ke LG floor Hall A No. 45) mampir ke klinik Mahkotadewa miliknya bu Ning. Di sana awalnya hanya main dan ngobrol dengan konsultan lalu saya cerita tentang keluhan saya yang gampang loyo dan lemes serta setiap kali mens sakit sekali. Saya ditawari untuk cek tekanan darah gratis, ternyata tensi saya cuma 90/60. Karena tidak bawa uang meski ditawari produk macam-macam saya memilih Teh Wedang Wedding. Komposisinya teh hijau, daun mahkotadewa, tapak liman, sidaguri dan adas. Mereka bilang bisa meningkatkan tekanan darah sekaligus menyehatkan badan. Secara teratur saya minum tiap pagi dan sore hari. Hari demi hari saya merasakan badan terasa lebih fit dan tidak mudah lelah. Yang lebih saya syukuri lagi ketika menstruasi saya jadi heran sendiri karena tidak merasakan sakit sama sekali seperti biasanya. Mama dan kakak saya juga terheran-heran karena saya tidak mengeluh kesakitan lagi. Syukur alhamdulilah, saya bisa terbebas dari nyeri haid.












