Artikel
Kapan Orang dengan Diabetes Tipe 2 Butuh Insulin?
Penggunaan insulin biasanya dibutuhkan oleh orang dengan diabetes tipe 1. Tapi orang dengan diabetes tipe 2 juga ada yang membutuhkan insulin. Kapan insulin dibutuhkan?
“Tidak ada cara sederhana untuk mengetahui kapan seorang pasien dengan diabetes tipe 2 membutuhkan insulin sebagai pengobatan terbaiknya, tapi ada pedomannya,” ujar Dr Richard Hellman, ahli endokrin yang juga mantan presiden dari American Association of Clinical Endocrinologists, seperti dikutip dari MSN.Health, Kamis (17/11/2011).
Dr Hellman menuturkan secara umum jika pasien memiliki kadar hemoglobin A1C yang lebih tinggi dibanding dengan orang yang menggunakan insulin, maka disarankan ia menggunakan terapi insulin dalam perawatannya.
American Diabetes Association merekomendasikan nilai hemoglobin A1C sebaiknya 7 persen atau kurang, sedangkan American College of Endocrinology dan American Association of Clinical Endocrinologists merekomendasikan nilainya 6,5 persen atau kurang.
“Selain itu jika Anda tidak bisa menurunkan kadar A1C melalui cara diet, olahraga atau obat lain, maka Anda mungkin perlu insulin untuk menurunkannya,” ujar Dr Hellman.
Namun, penggunaan insulin biasanya tidak direkomendasikan jika orang tersebut tidak mampu mengelola sesuatu dengan baik, memiliki keterbatasan dalam penglihatan dan ketangkasan serta tidak ada dukungan dari keluarga.
Hal ini karena tujuan dari penggunaan insulin adalah untuk meniru kinerja alami dari pankreas yang sehat dalam menghasilkan hormon yang konsisten serta untuk mengatasi gula darah yang terlalu rendah.
Sebelum menggunakan insulin, dokter akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan pasien mengenai jadwal penyuntikan insulin, serta memilih tipe dari insulin yang akan digunakan.
Sumber : detikHealth.com, 17/11/2011
MANFAAT UNIK CUKA
KEBANYAKAN dari Anda mungkin menyimpan satu botol cuka di dapur dan hanya menggunakannya sebagai bahan masakan. Tapi tahukan Anda bahwa cuka memiliki banyak manfaat lain yang terbilang tidak biasa, hemat, dan ramah lingkungan?
1. Melembutkan rambut
Ini mungkin terdengar aneh, tetapi menggunakan cuka sari apel sebagai bilasan setelah keramas benar-benar bisa membuat rambut mengilap dan lebih lembut. Tak hanya itu, cuka juga akan menyingkirkan sisa-sisa sampo dan dan menutup kutikula. Tambahkan saja setengah sendok makan cuka ke secangkir air ditambah beberapa tetes minyak esensial jika Anda suka. Tuangkan di bak dan kemudian gunakan sebagai bilasan. Memang, rambut mungkin akan berbau seperti olahan makanan untuk sementara, tapi tak lama kemudian bau akan menghilang.
2. Hapus noda ketiak di baju
Noda karena keringat, selain bisa benar-benar merusak pakaian, juga sulit dihilangkan dengan pembersih biasa. Semprotkan cuka putih pada noda sebelum mencuci dan noda akan hilang.
3. Melembutkan kain
Tambahkan 1/2 cangkir cuka putih saat mencuci. Ini tidak hanya akan mencegah benang menempel pada pakaian dan menjaga warna, tapi juga akan menyingkirkan sisa sabun dari pakaian yang Anda cuci atau di mesin cuci.
4. Menghalau semut
Menemukan barisan semut di sekitar rumah? Serangga yang cukup mengganggu ini ternyata tidak suka cuka. Maka itu, semprotkan campuran cuka putih dan air ditempat mereka berkumpul. Cuka juga menghapus jejak aroma yang digunakan semut untuk menunjukkan sumber makanan kepada teman-teman mereka.
5. Menyegarkan udara
Ada saja aroma tak sedap yang bisa muncul di rumah. Tak perlu membeli produk penyegar udara, asam asetat pada cuka mampu menyerap bau mampu menetralisasi bau. Anda juga dapat menggunakannya untuk mengelap permukaan dalam ruangan supaya segar.
6. Menghapus noda sisa stiker
7. Membersihkan kuas cat
8. Melarutkan karat
9. Memperpanjang hidup bunga
10. Mengilapkan kaca, plastik, dan lantai
Sumber : MEDIAINDONESIA.com, 22-10-2011
4 Formula Jamu dalam Tahap Uji Klinis
Usaha pemanfaatan tanaman obat terus ditingkatkan, di antaranya, dengan melakukan uji klinis empat formula jamu untuk obat hipertensi, hiperkolesterolemia, hiperurisemia, dan hiperglikemia. Hasil sementara menunjukkan, empat formula ini cukup baik untuk mengobati empat jenis penyakit degeneratif.
Pernyataan itu disampaikan Kepala Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinis Kementerian Kesehatan Siswanto saat acara jumpa pers Saintifikasi Jamu di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (21/10/2011).
“Kita mengetahui bahwa pengobatan tradisional jamu bisa berperan lebih besar sebagai upaya promotif dan preventif, khususnya untuk mengatasi penyakit-penyakit tidak menular. Ini akan banyak membantu Pemerintah Indonesia dalam mengatasi dan mencegah penyakit-penyakit tidak menular,” katanya.
Siswanto menjelaskan, dalam meracik keempat formula tersebut ada dua komponen yang terkandung di dalamnya, terdiri dari jamu dasar dan jamu berkhasiat. Untuk jamu dasar, keempat formula mengandung bahan yang sama, yaitu meniran, temulawak, dan kunyit (berfungsi sebagai penyegar). Sedangkan untuk bahan jamu berkhasiat kandungannya berbeda-beda.
“Untuk formula antihipertensi, campuran jamu berkhasiatnya terdiri dari daun seledri, kumis kucing, dan pegagan. Untuk hiperkolesterol, jamu berkhasiatnya daun jati belanda, kemuning, akar kelemba. Sedangkan untuk hiperurisemia (asam urat) terdiri dari daun kepel, tempuyung, dan secang. Sementara untuk hiperglikemia campuran, jamu berkhasiatnya terdiri dari sambiloto, brotowali,” paparnya.
Siswanto menambahkan, apabila keempat formula tersebut sudah terbukti khasiatnya maka selanjutnya akan dilakukan ekstraksi. “Hasil sementara cukup bagus karena bisa menurunkan kadar kolesterol kira-kira 20 persen. Untuk hipertensi bisa menurun sekitar 20 persen setelah menjalani terapi selama satu bulan,” jelasnya.
Meski belum selesai pengujian dan masih harus melewati beberapa tahap lagi, Siswanto berharap ke depannya akan lebih banyak formula-formula jamu yang dapat diteliti dan bisa dimanfaatkan.
“Kita mengetahui bahwa pengobatan tradisional sudah lama dikenal dan dipraktikkan. Namun, belum ada upaya-upaya untuk mensaintifikasi jamu sehingga memberikan manfaat lebih banyak,” jelasnya.
Sumber : KOMPAS.com, 22-10-2011
Untuk mendapatkan berbagai herbal silahkan mengunjungi klinik kami yang terdekat… atau memesan langsung ke www.ningharmanto.com
INFO SEHAT
Info Sehat …
Krn kesehatan itu Mahal hargaya silakan di coba !!!
Slm 5 menit MARAH, imun sistem tubuh kita depressi 6 jam.
Dendam, menyimpan kepahitan, imun tubuh kita mati. Disitulah bermula awal segala penyakit. STRESS, Kolesterol tinggi, pemicu Darah Tinggi, Jantung, rhematik, arthritis, Stroke (perdarahan/penyumbatan pembuluh darah).
Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN.
Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.
Jika MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur).
Jika sering mengalami KEBINGUNGAN, maka kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.
Jika sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah trkena penyakit GINJAL.
Jika suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).
Jika kita mudah EMOSI dan cendrung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.
Jika kita sering merasa APATIS (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.
Jika sering MENGANGGAP SEPELE smua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES.
Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (memori dan kontrol fungsi tubuh berkurang).
Jika sering BERSEDIH dan merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit
LEUKEMIA (kanker darah putih).
Mari kita selalu BERSYUKUR atas segala perkara yang telah terjadi,karena dg bersyukur, maka “hati” ini menjadi BERGEMBIRA dan menimbulkan ENERGI POSITIF dalam tubuh utk mengusir segala penyakit-penyakit tersebut diatas.
Sumber: Buku “The Healing and Discovering the Power of the Water” by Dr. Masaru Emoto. ,yang di edit Bp. Vincent Fendy dalam FB
Semoga bermanfaat….
Tetap bersemangat dan Berbahagia………………
Khasiat Alternatif Lengkuas
LENGKUAS, tanaman herbal menyerupai jahe ini tergolong famili rhizoma. Tak hanya sedap sebagai bumbu dapur, khususnya pada masakan Asia, lengkuas juga memiliki khasiat kesehatan.
1. Lengkuas mengandung zat antiinflamasi sehingga bermanfaat sebagai bahan pengobatan arthritis dan rheumatoid arthritis
2. Lengkuas juga membantu memulihkan rasa tak nyaman akibat peradangan di perut maupun bisul
3. Untuk meredakan mabuk laut atau dalam perjalanan darat, kunyah beberapa iris lengkuas
4. Lengkuas juga memiliki kandungan antioksidan yang mampu meminimalisasi kerusakan tubuh akibat paparan racun dan radikal bebas
5. Untuk memperlancar aliran darah, tambahkan lengkuas ke dalam menu masakan sehari-hari
6. Bila mengalami diare, kunyah juga beberapa iris lengkuas untuk meredakannya
7. Selain kaya akan zat besi, soduim, serta vitamin A dan C, lengkuas juga kaya akan flavanoid dan fitonutrien.
Sumber : Media Indonesia.com, 3 Mei 2011.












