Informasi
Pilih tanaman pahit atasi eksim dan aneka penyakit kulit
“Saya menderita sakit eksim dikaki ini sudah 17th, segala macam obat sudah saya gunakan, saya datangi dokter ahli penyakit kulit dikasih macam2 obat nggak mempan ternyata sembuhnya dengan minyak Mahkotadewa (MADE), alhamdulilah.”
Eksim atau eczema adalah istilah umum untuk jenis penyakit kulit yang disebabkan oelh macam-macam sebab, dengan gambaran kelainaan kulit ( basah atau kering) yang bermacam-macam pula. Ada eksim yang disbabkan alergi kulit karena tersentuh zat kimia tertentu, ada yang karena sinar matahari, ada yang timbul dilokasi yang khas akibat makan obat tertentu, ada yang disebabkan oleh tekanan psikis, dan ada juga yang penyebabnya tidak jelas.
Eksim terbagi menjadi dua bentuk, eksim kering (neurodermatitis) adalah penebalam kulit diertai relief yang nyata. Dan eksim basah (dermatitis numularis) ditandai oleh bercak berisisk, berbentuk bulat, berbatas tegas, berbintil-bintil yang ada airnya dan terasa sangat gatal dengan lokasi paling sering pada bagian punggung dan dada. Cara mengobati penyakit eksim alami adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.
Penyakit eksim sulit disembuhkan jika sudah sembuh, pada saat tertentu bisa kambuh lagi. Mengobati penyakit eksim ini dapat diatasi dengan daun sirih yang dipadu dengan tanaman obat lainnya. Bahan yang dibutuhkan adalah daun sirih merah yang lebat dan tebal sebanyak 6 lembar dan rimpang remu mangga 5 jari. Kedua bahan dicuci bersih dan diiris tipis, kemudian direbus dengan air 4 gelas hingga tersisa 2 gelas. Cara pemakainnya diminum dua kali sehari pada pagi dan sore hari, sekali minum 0,5 gelas.
Bisa ditambahkan air perasan jeruk nipis 2 sendok teh dan madu murni 2 senok teh. Sisanya bisa disimpan dikulkas dan jika akan digunakan atau diminum sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu. Obat luar garam herbal untuk detox/pembersih luka dan gunakan minyak kelapa dengan ekstrak daun sambiloto daun pegagan daun mimba dll untuk dioles atau dibalurkan bagian yang terkena eksim
Catatan:
Di klinik herbal Ny Ning Harmanto tersedia obat yang diminum atasi eksim berbentuk kapsul al sambiloto, pegagan dan temulawak. Obat luar gunakan garam herbal dan minyak Mahkotadewa untuk atasi eksim yang membandel. Pemesanan hub.08161991957 atau 021 4302762 pada hari dan jam kerja
Sumber : copas Ning Harmanto Full
Atasi kanker dengan buah dan sayur sehari 1 kg
“Saya divonis menderita kanker payudara ganas dan harus operasi tapi saya takut lalu saya memaksa keluar dari Rumah Sakit dan menghubungi kliniknya bu Ning dikasih paket herbal dan dianjurkan makan buah satu hari 1 kg dan disarankan berdoa. Yakin dan percaya Tuhan menyembuhkan saya. Puji syukur pada Tuhan kanker payudara saya sembuh total”. Di Klinik herbal Ny. Ning Harmanto selalu dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran lebih banyak dibandingkan dengan nasi dan lauk pauk. Jika memungkinkan makan buah dan sayur 60% dan lainnya 40%. Dari data yang ada memang benar kesembuhan pasien sangat dipengaruhi oleh pola makannya. Contohnya, Ny. Hana dari Bekasi yang menderita kanker payudara ganas hingga pecah tiga kali, bisa sembuh secara medis dalam waktu enam bulan karena selain minum paket kanker dari Klinik Mahkotadewa, dia juga minum jus wortel dan apel malang sebanyak 1 kg setiap hari selama tiga bulan penuh. Sayur dan buah jika dibuat jus akan mudah diserap oleh usus kita dan bisa membantu proses pencernaan. Usus, hati, dan pankreas tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menghasilkan zat-zat gizi yang penting bagi tubuh. Jus buah dan sayur juga bisa berfungsi sebagai antibiotik melawan infeksi, mengurangi rasa sakit, dan mengatasi kerusakan sel. Penelitian Gladys Block, Ph.D, seorang peneliti kanker di Universitas California, Berkley, AS menyimpulkan bahwa mengonsumsi sayuran hijau secara teratur dapat menyusutkan terjadinya risiko menderita penyakit kanker hingga separuhnya. Sayuran berwarna hijau tua lebih banyak mengandung klorofil A dibandingkan dengan sayuran yang berwarna hijau muda. Sebaliknya, sayuran yang berwarna hijau muda lebih banyak mengandung klorofil B dibandingkan dengan sayuran berwarna hijau tua. Dalam kloroplas juga terdapat pigmen lain, yaitu karoten. Semakin hijau warna daun, kandungan karotennya akan semakin tinggi. Selain itu, menurut penelitian Dr. Jo Ann Manson dari Harvard Medical School, sayuran berwarna hijau dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti stroke, jantung koroner, dan hipertensi. Keunggulan sayuran hijau telah dibuktikan oleh banyak peneliti. Kandungan karotenoid yang ada dalam sayuran bukan karotenoid tunggal, tetapi merupakan kumpulan dari beberapa karotenoid aktif, khususnya betakaroten, alfakaroten, dan lutein, sehingga tidak mengherankan jika kemampuannya dalam menghabisi sel kanker berlipat ganda. Pasukan senyawa musuh kanker ini juga didukung klorofil. Karenanya, beberapa daun yang berkhasiat sebagai obat kanker seperti daun dewa, daun pegagan, sambung nyawa, dan daun sendok juga baik jika dicampurkan dengan masakan, terutama sayur, yakni sayur lodeh, sayur bening, sup trancam, atau pepes (baca buku Menu Aman & Sehat bagi Penderita Kanker, Jakarta, AgroMedia: 2005).
Demam dan Leher Kaku, Waspadai Meningitis
Meningitis atau radang selaput otak adalah penyakit yang bisa berakibat fatal karena menyebabkan gangguan otak dan kelumpuhan. Orang yang terinfeksi meningitis akan mengalami beberapa gejala khas, mulai dari mual, muntah, demam tinggi mendadak, serta rasa kaku di belakang leher.
Rasa kaku di belakang leher (kuduk) ini menyebabkan leher menjadi pegal sehingga tidak bisa digerakkan. “Saking kakunya sampai tengadah tidak bisa. Leher lurus saja,” kata dokter spesialis penyakit dalam Dr.Iris Rengganis KAI, FINASIM pada kampanye menyambut hari meningitis sedunia bertajuk Saatnya Bekali Diri untuk Lindungi Bangsa, Cegah Meningitis di Jakarta, Selasa (23/4/13).
Kakunya bagian kuduk tersebut disebabkan serangan kuman meningitis ke daerah selaput dan korda spinalis yang merupakan sistem saraf pusat. Masifnya serangan menimbulkan rasa kaku pada penderita yang bisatimbul 2-3 hari setelah tertular kuman meningitis.
“Sebetulnya masa inkubasi kuman meningitis 2-10 hari, namun jika daya tahan tubuh lemah dan serangan kuman masif kaku kuduk terjadi lebih cepat,” kata Iris.
Kaku kuduk ini bisa dialami oleh infeksi bakteri dan virus penyebab meningitis. Meski diawali demam dan rasa mual sehingga mirip dengan gejala flu, namun yang membedakan meningitis dengan infeksi flu adalah tidak adanya batuk atau pilek.
Penanganan meningitis secara cepat akan memperbesar kesembuhan. “Penderita meningitis sebaiknya sudah mendapat penanganan sebelum 24 jam. Kalau sudah kaku kuduk berarti serangan sudah lebih masif,” kata Iris.
Memang tidak mudah mengenali gejala meningitis. Tetapi orang yang perlu dicurigai adalah mereka yang baru pulang bepergian dari daerah endemik meningitis, misalnya usai menunaikan ibadah haji.
Daerah endemik meningitis meliputi Amerika Serikat, Afrika Selatan, dan Australia. Walau bukan daerah endemik, Saudi Arabia banyak didatangi orang dari berbagai belahan dunia. Kondisi ini membesar kemungkinan kuman meningitis lebih mudah menyebar.
Editor : Lusia Kus Anna
Sumber : KOMPAS.co , 23 April 2013
Buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes
Buah sangat sehat dan bergizi karena mengandung banyak protein dan vitamin. Penderita diabetes harus sangat berhati-hati dalam memilih buah yang hendak dimakan. Tidak semua buah baik untuk penderita diabetes. Jika Anda penderita diabetes, Anda perlu makan buah-buahan yang tidak meningkatkan kadar gula darah Anda.
Hal ini dikarenakan banyak buah yang kaya gula yang dapat benar-benar berbahaya bagi penderita diabetes. Buah dengan indeks glikemik rendah (GI) baik untuk penderita diabetes karena melepaskan glukosa secara perlahan. Ini dapat mengatur kadar gula darah Anda. Berikut adalah buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, seperti dilansir Boldsky.
1. Stroberi
Berries, khususnya stroberi, memiliki indeks glikemik yang rendah. Ini membuat Anda kenyang lebih lama dan juga menstabilkan kadar gula darah.
2. Apel
Apel adalah buah yang rendah indeks glikemik dan yang paling penting, memiliki banyak antioksidan.
3. Jeruk
Buah jeruk kaya akan antioksidan, serat larut dan rendah indeks glikemik yang menjaga gula darah stabil dan terkendali.
4. Jambu
Buah ini rendah indeks glikemik, kaya serat larut dan vitamin C. Jambu juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
5. Anggur
Anggur kaya gula tetapi rendah indeks glikemik. Jika dikonsumsi dalam jumlah terbatas, anggur dapat memperlambat pencernaan, sehingga memungkinkan penyerapan nutrisi lebih.
6. Pir
Buah ini tersedia sepanjang tahun. Anda dapat menambahkan buah ini dalam menu harian Anda karena rendah indeks glikemik dan dapat mengontrol diabetes.
Inilah enam buah sehat yang baik untuk penderita diabetes. Selamat mencoba!
Sumber : merdeka.com, 14 April 2013
Jangan Tunda Pengobatan Medis Kanker Mata
Kanker mata atau retinoblastoma merupakan kanker penyebab kematian tertinggi kedua pada anak. Harapan hidup anak meningkat jika gejala diketahui lebih dini dan segera mendapat pengobatan medis.
Dokter spesialis anak konsultan hematologi-onkologi di Rumah Sakit Kanker Dharmais Edi Setiawan Tehuteru dalam acara Edukasi Kanker Anak, Jumat (12/4), di Jakarta, mengatakan, umumnya pasien datang ke rumah sakit dengan kondisi kanker stadium 3 atau 4. ”Pada kondisi itu, sulit menyelamatkan pasien karena harapan hidup tinggal 20 persen,” kata Edi.
Di negara maju seperti Amerika Serikat, pasien datang ke rumah sakit saat kanker masih stadium 1 atau 2. Dengan demikian, tidak hanya mata pasien, tetapi nyawa pasien juga dapat diselamatkan.
Menurut Edi, mengenali gejala kanker mata dan mengobati sedini mungkin dapat meningkatkan angka harapan hidup pasien hingga 80 persen. Pengobatan kanker secara medis mata rata-rata perlu waktu 1,5 tahun.
Masyarakat umumnya masih enggan untuk segera melaksanakan pengobatan yang disarankan dokter. Mereka menunda pengobatan dengan dalih keputusan harus diambil oleh keluarga besar. Penundaan pengobatan berbahaya karena pertumbuhan sel kanker sangat cepat.
”Biasanya mereka mencari pengobatan alternatif lebih dulu, misalnya pengobatan herbal. Selain belum tentu berhasil baik, harga obat herbal juga kerap lebih mahal,” kata Edi.
Gejala
Kanker mata ditandai dengan manik bola mata yang berubah menjadi putih, mata juling, dan berwarna merah. Kanker mata dapat menyebabkan kebutaan. Bila terlambat ditangani, kanker ini dapat mengakibatkan kematian.
Di Indonesia, diperkirakan ada 4.100 kasus baru kanker anak tiap tahun. Belum dapat dipastikan berapa jumlah kasus kanker mata. Kanker darah (leukemia) masih menjadi kanker penyebab utama kematian anak.
Ketua Yayasan Anyo Indonesia (YAI) Pinta Manullang Panggabean mengatakan, meningkatnya kasus kanker pada anak seharusnya menjadi perhatian masyarakat. Berdasar pengalamannya mengedukasi masyarakat, banyak orang tidak tahu kanker dapat terjadi pada anak. ”Karena itu, edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat harus dilakukan,” katanya.
Sumber : KOMPAS.com, 13 April 2013
Untuk pencegahan dan kesehatan mata bisa mengkonsumsi kapsul Angelica dan teh Sirsakti.. khusus bagi Balita diberikan juga Instant Made III.












