Get Adobe Flash player
YM Satus
Talk Show Radio

Produk Baru

Informasi Manfaat Teh

Minyak Angin Aromatherapy

Join Us

Facebook Group

follow @ningharmanto

Newsletter : INFO SEHAT & PROMO
Name:
Kategori Artikel
Penjelasan Diabetes
Ibu Wati, penderita Diabetes
Tertarik Bisnis Herbal?

Peluang Usaha Bisnis Herbal

TO J

Ekstrak Jahe Pembunuh Sel Kanker Ovarium

JAHE bisa digunakan dalam pengobatan kanker ovarium seperti halnya kemampuan ekstrak cabai dalam pengobatan kanker pankreas.

Kesimpulan itu didasarkan hasil penelitian yang dilakukan Dr Rebecca Liu, asisten profesor bidang kebidanan dan ginekologi di Michigan Comprehensive Cancer Center University, AS, beserta timnya. Mereka telah melakukan tes terhadap bubuk jahe yang dilarutkan lalu diberikan pada sel kanker ovarium.

Seperti dikutip dari Helath Medicals, Senin (29/3), hasil penelitian itu menunjukkan adanya bukti bahwa berbagai makanan pedas atau panas bermanfaat dalam menghambat pertumbuhan kanker. Studi ini mengkaji efektivitas jahe terhadap sel penderita kanker. Namun, penelitian ini masih merupakan langkah pertama. Dikatakan, jahe dapat membunuh sel kanker dengan dua arah, yakni proses kehancuran yang disebut apoptosis dan autophagy.

Menurut Dr Rebecca, banyak penderita kanker yang mengalami resistensi terhadap kemoterapi standar. Dalam hal ini, tindakan kemoterapi merupakan proses apoptosis. Sementara itu, jahe memiliki kemampuan untuk memakan sel (autophagy) sehingga dapat membantu mereka yang resisten terhadap kemoterapi. American Cancer Society melaporkan kanker ovarium telah membunuh 16 ribu dari 22 ribu perempuan AS.

Jahe terbukti mampu mengontrol inflamasi yang berhubungan dengan perkembangan sel kanker ovarium. Dalam studi lain, dilakukan percobaan dengan tikus yang diberikan capsaicin (salah satu zat dalam cabai). Sanjay Srivastava dari Universitas Pittsburgh School of Medicine, AS, menemukan capsaicin mampu membunuh sel kanker pankreas. Capsaicin membuat sel-sel kanker mati dan memiliki kemampuan untuk mengurangi ukuran tumor.

Sumber : mediaindonesia.com – 01 april 2011

Penjelasan Penyakit Kanker

Penjelasan Penyakit Diabetes

Share

Jati Belanda

Nama latin: Guazuma ulmifolia Namk

Nama daerah: Jati londo; Jati sabrang

Deskripsi tanaman: Tanaman pohon, tinggi lebih kurang 10 meter. Batang keras, bulat, permukaan kasar, banyak alur, berkayu, bercabang, warna hijau keputih-putihan. Daun tunggal, bulat telur, permukaan kasar, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip, panjang 10-16 cm, lebar 3-6 cm, warna hijau. Bunga tunggal, bulat di ketiak daun, warna hijau muda. Buah kotak, bulat, keras, permukaan berduri, warna hitam.

Habitat: Tumbuh liar di hutan pada ketinggian 700-1200 dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Kulit kayu ; Buah

Kandungan kimia: Tanin; Lendir; Zat pahit; Damar

Khasiat: Diaforetik; Tonik; Astringen

Nama simplesia: Guazumae Folium

Resep tradisional:
Kegemukan:
Daun jati belanda 7 helai; Daun tempuyung 7 helai; Serbuk majakan sedikit; Air 115 ml, Direbus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 30 hari.
Perut kembung:
Buah jati belanda (serbuk)2 sendok teh; Air mendidih 100 ml; Minyak adas (bila perlu)1 tetes, Diseduh, Diminum 2 kali sehari; pagi; sore; tiap kali diminum 100 ml; diulang selama 7 hari.
Sumber : www.tanamanobatherbal.com
Catatan :
Klinik herbal Ny Ning Harmanto menyediakan Kapsul Pelangsing yang bahan dasar utamanya adalah Jati Belanda. Untuk itu saudaraku  yang menghendaki cepat larut lemaknya dapat menggunakan kapsul tersebut, niscaya akan menjadi slim dan jauh dari gangguan kolesterol.

Penjelasan Penyakit Kanker

Penjelasan Penyakit Diabetes

Share

Jombang

Nama latin: Taraxacum officinale

Nama daerah: Taraksakum; Tarsakum

Deskripsi tanaman: Terna menahun, tinggi 10-25 cm, seluruh bagian tumbuhan mengandung cairan, seperti susu. Daun berkumpul membentuk roset akar, bagian pangkal rebah menutup tanah. Daun tunggal, berbentuk lanset, sungsang, ujung runcing, pangkal menyempit menyerupai tangkai daun, tepi bergerigi tidak teratur, kadang berbagi sangat dalam, panjang 6-15 cm, lebar 2-3,5 cm, berwarna hijau dilapisi rambut halus berwarna putih. Bunga tunggal bertangkai panjang yang dilapisi rambut halus berwarna putih, berkelamin dua. Mahkota bunga berwarna kuning, diameteer 2,5-3,5 cm. Buahnya berbentuk tabung, berwarna putih. Akarnya panjang, tunggal dan bercabang.

Habitat: Tumbuh liar di lereng gunung, tanggul, dan sisi jalan daerah berhawa sejuk pada dataran sampai 900 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Herba

Kandungan kimia: Taraxasterol; Taraxacerin; Taraxarol; Kholine; Inulin; Peklin; Asparagin; Lutein Violaxanthin; Tanin; Kalsium; Silikon; Sulfur; Vitamin; Karotenoid

Khasiat: Diuretik; Stomakik; Hipoglikemik; Antitoksik

Nama simplesia: Taraxaci Herba

Resep tradisional:
Kanker:
Herba jombang 50 g; Air 300 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore
Kaki bengkak:
Herba jombang 100 g; Minyak kelapa 50 ml, Ditumbuk sampai halus , Dibalur pada bagian yang bengkak 3-4 kali sehari

Penjelasan Penyakit Kanker

Penjelasan Penyakit Diabetes

Share

Jeruk Nipis

Nama latin: Citrus aurantifolia (christm)suringle

Nama daerah: Kalangsa; Jeruk nipis; Jeruk pecel; Jeruk alit; Kuputangan; Limo

Deskripsi tanaman: Tumbuhan perdu yang bercabang banyak, tingginya 6 m, daunnya berbentuk bulat-telur, bunganya berbentuk bintang, warnanya putih. Buahnya bulat rata dan berkulit tipis, warnanya hijau kekuning-kuningan kalau sudah tua.

Habitat: Banyak ditanam di pekarangan dan di kebun.

Bagian tanaman yang digunakan: Buah

Kandungan kimia: Asam sitral; Minyak atsiri; Linna; Lisasetat; d-limonen; L-linaliol; Dihidrokumarinalkohol; Terpenool; Pinen; Kamfen

Khasiat: Ekspektoran

Nama simplesia: Citri aurantifoliae Fructus

Resep tradisional:
Batuk:
Jeruk nipis(peras)1 buah; Kecap/madu sama banyak dengan perasan jeruk nipis, Dicampur hingga rata, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore; tiap kali minum 1 ramuan.
Demam:
Daun jeruk nipis segar 5 helai; daun sembung segar 3 helai; Daun prasman segar 5 helai; Air 115 ml, Diseduh atau dipipis, Diminum 1 hari sekali 100 ml; apabila dipipis diminum 1 hari sekali 1/4 cangkir; diulang selama 4 hari.
Nyeri tenggorokan:
Jeruk nipis 1 iris; Kapur sirih sedikit, Jeruk nipis diolesi kapur sirih kemudian dipanaskan di atas api kecil lalu peras, Diminum 2 kali sehari 1 ramuan; diulangi selama 3 hari.
Nyeri haid:
Jeruk nipis 1 buah; Kapur sirih 2 jari; minyak kayu putih secukupnya, Peras buah jeruk nipis; kemudian tambahkan kapur sirih dan minyak kayu putih kemudian diaduk sampai tercampur, Dioleskan pada perut.
Share

Jeruk Kikit

Nama latin: Triphasia trifolia p.Wills

Nama daerah: Jeruk kingkit; Liman kiah; Liman kunci; Kalijage; Jheruk rante

Deskripsi tanaman: Perdu tegak, lemah, tinggi 1,5-2,5 m ranting pada ujung membengkok kesana-kemari, duri dua dua terkumpul dalam ketiak daun. Daun menjari berbilangan 3, anak daun oval dengan ujung melekuk ke dalam, ukuran 1,5-4,5 kali 1-3 meter. Bunga terkumpul 1-4 dalam ketiak daun bermahkota 3 lembar berwarna putih, panjang 12-16 mm, berwarna merah, daging buah berupa cairan yang lekat.

Habitat: Tumbuh di pekarangan rumah dan di ladang pada ketinggian 1-500 m dpl.

Bagian tanaman: Daun ; Buah

Kandungan kimia: Coumarins; Isomeranzin; Umbelliferone; Tripasiol atau 7 – (3-methyl-2,3 dihyroxybutyloxy)-8-(3-methyl-2-oxobuthyl); Coumarin

Khasiat: Antidiare; Ekspektoran

Nama simplesia: Citri Folia

Resep tradisional:
Diare:
Daun jeruk kikit 7 lembar; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum 3-4 kali sehari.
Obat Batuk:
Buah jeruk kikit matang 10 buah, bijinya dibuang; Gula jawa 200 g; Air 300 ml, Ramuan direbus sampai mendidih, Diminum 3 kali sehari.
Share
Links
PT Mahkotadewa Indonesia Toko Online Affiliate Program
Peta Lokasi Klinik Pusat

Lihat Klinik Herbal Ny. Ning Harmanto di peta yang lebih besar