TO P
Pulutan

Nama latin: Urena lobata L
Nama daerah: Pungpulutan; Pungpurutan; Legetan; Polot; Kaporata
Deskripsi tanaman: Perdu, tinggi 1-2 meter, batang berkayu, berbulu lebat, berwarna ungu. Daun tunggal, bulat telur, berbulu warna hijau sampai ungu. Bunga tunggal, di ketiak daun, warna merah. Buah kotak, tertutup rambut seperti sikat warna cokelat, biji, segitiga putih
Habitat: Tumbuh pada tanah sedikit cahaya matahari, tidak lembab pada dataran rendah hingga 1750 m dpl
Bagian tanaman yang digunakan: Akar ; Seluruh bagian tanaman
Kandungan kimia: Alkaloid; Garam kalium
Khasiat: Antiinflamasi; Antirematik; Hemostatik; Antipiretik
Nama simplesia: Urenae lobatae Radix, Urenae lobatae Herba
Resep tradisional: Disentri, Sakit perut, Demam Akar pulutan 2 jari tangan; Tepung garut 1 sendok makan; Air 2 gelas, Direbus sampai mendidih, Diminum sebagai pengganti minum air teh.Pule Pundak

Nama latin: Rauwolfia serpentina Benth
Nama daerah: Akar tikus
Deskripsi tanaman: Perdu rendah, tingginya 30-50 cm. Daun tunggal berbentuk anak tombak berujung lancip. Pada masa vegetatif, satu ruas terdiri dari 3 daun. Mahkota bunga bagian luar putih, bagian dalam beralur kemerahan, membentuk tabung kecil dengan bagian tengah berbentuk pundi-pundi. Membentuk karangan dipuncak batang, tapi pada masa vegetatif selanjutnya karangan bunga terdesak ke samping oleh kuncup hingga yang mula-mula terminalis akan berubah axialis. Buah batu berbiji dua yang menonjol, tampak dari luar, mula-mula hijau lalu merah dan akhirnya hitam mengkilat.
Habitat: Tumbuh pada daerah berdrainase baik pada ketinggian 50-300 m dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Akar
Kandungan kimia: Alkaloid ajmalina; Serpentina; Alstonina; Reserpina; Sarpagina; Yohimbina; Alkaloid
Khasiat: Antiinflamasi; Hipotensif; Sedatif; Analgesik; Antipiretik
Nama simplesia: Rau wolfiae Radix, Mustelae Radix
Resep tradisional: Tekanan darah tinggi Akar pule pandak 0,7 g; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum 1 kali sehari 100 ml.Pulasari

Nama latin: Alyxia stellata Rest. Sch
Nama daerah: Palasari; Pulosari; Pulawaras
Deskripsi tanaman: semak, merambat, batang berkayu bulat, bercabang, warna hijau. Daun tunggal, lonjong, warna putih kehijauan. Perbungaan bentuk malai, di ketiak daun, mahkota bentuk corong, warna putih. Buah kecil, bulat telur, warna hijau.
Habitat: Tumbuh merambat di hutan-hutan di daerah pegunungan.
Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tanaman
Kandungan kimia: Andrografin; Andrografoloid; Panikulin
Khasiat: Stomakik; Karminatif; Antispasmodik; Antitusif; Emenagog
Nama simplesia: Alyxiae Cortex
Resep tradisional: Sariawan ;Mulas Kulit kayu pulosari (serbuk)1 sendok teh; Buah adas (serbuk)10 butir; Pisang batu masak 2 buah; Pisang batu mengkal 2 buah; Air sedikit, Serbuk pulasari dan Adas diseduh dengan air panas; pada seduhan ditambahkan pisang batu; kemudian diremas dan diperas.Prasman

Nama latin: Eupatorium triplinerve Vahl
Nama daerah: Ayapana; Godong prasman; Raja panah; Jukut prasman
Deskripsi tanaman: Semak, batang berkayu, beruas-ruas, warna merah muda. Daun tunggal berhadapan, helaian daun bentuk lanset, warna hijau keunguan. Perbungaan tumbuh di ujung batang, warna hijau kemerahan
Habitat: Tumbuh liar pada daerah dataran rendah sampai 1600 m dpl
Bagian tanaman yang digunakan: Daun
Kandungan kimia: Minyak atsiri; Kumarin; Ayapin; Ayapinim
Khasiat: Antitusif; Diaforetik; Stimulan
Nama simplesia: Eupatorii Folium
Resep tradisional: Busung air Daun prasman 9 helai; Air 110 ml, Direbus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml. Demam Daun prasman 9 helai; Daun gambir hutan 1 genggam; Herba meniran 5 tanaman; Rimpang temu lawak 7 keping; Air 115 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml. Sariawan usus Daun prasman 5 helai; Daun jintan 3 helai; Herba meniran 5 tanaman; Buah anyang-anyang 5 butir; Rimpang temu lawak 5 keping; Akar kelembak 3 g; Air 120 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml.Pepaya

Nama latin: Carica papaya L
Nama daerah: Kates; Telo gantung; Gedang
Deskripsi tanaman: Semak berbentuk pohon, pohon dengan batang yang lurus bulat silindris, kadang-kadang bercabang, sebelah dalam berongga serupa spons, tinggi antara 2,5-10 m. Daun bertangkai panjang menyerupai pipa dan helai daunnya berbentuk jari, daun berjejal pada ujung batang dan ujung cabang. Bunganya hampir selalu berkelamin satu dan berumah dua. Bunga jantan pada tandan dan bertangkai panjang, kelopak sangat kecil, mahkota bunga berbentuk terompet. Bunga betina kebanyakan berdiri daun mahkota lepas atau hampir lepas, berwarna putih kekuning-kuningan. Buahnya bulat telur memanjang. Buah pepaya mentah berwarna hijau dan menjadi kuning kemerahan bila sudah masak. Berbiji banyak yang dibungkus selaput berisi cairan, didalamnya berdiri tempel.
Habitat: Bisa ditanam mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 100 m dpl. banyak ditanam di halaman rumah, dikebun dan banyak diusahakan di perkebunan.
Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Biji ; Getah buah ; Akar ; Bunga
Kandungan kimia: Alkaloid papaina; Karpaina; Pseudokarpaina; Glikosida karposid; Saponin; Karisina; Papaina; Papayatimina; Fitoklimasa; Karatinoid; Pektin; Galaktosa; Asam galakturonat
Khasiat: Stomakik; Emenagog; Antelmintik; Anti inflamasi; Antelmintik; Diuretik
Nama simplesia: Caricae Folium
Resep tradisional: Obat cacing Akar pepaya 1 jari tangan; Bawang putih 1 umbi; Air 100 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml. Demam dan mulas Daun pepaya muda segar 1 helai; Daging buah asam secukupnya; Air 100 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml. Haid yang disebabkan karena kecapaian Daun pepaya muda segar 1-2 helai; Garam sedkit; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Malaria Daun pepaya muda segar 1 helai; Meniran 5 tanaman; Air 100 ml, Direbus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml (infus); 1/4 cangkir (pipisan). Nyeri sendi Akar pepaya(potongan)1/2 botol sirup; Garam dapur 2 sendok makan; Kayu putih 2 sendok makan; Arak secukupnya, Semua ramuan dimasukkan kedalam botol; ditambah arak sampai penuh ; kemudian jemur di panas matahari selama 10 hari, Digosokkan pada sendi-sendi yang sakit; sesaat sebelum tidur.











