Get Adobe Flash player
YM Satus
Produk Baru

Informasi Manfaat Teh

Minyak Angin Aromatherapy

Peluang Usaha
Join Us

Facebook Group

follow @ningharmanto

Newsletter : INFO SEHAT & PROMO
Name:
Kategori Artikel
Penjelasan Diabetes
Ibu Wati, penderita Diabetes
Tertarik Bisnis Herbal?

Peluang Usaha Bisnis Herbal

Informasi

SEMUA BAGIAN POHON SUKUN BERMANFAAT

Benteng di Sekujur Pohon

Di Provinsi Ambon, sukun Artocorpus altilis begitu akrab dalam kehidupan warga. K Heyne dalam buku Tumbuhan Berguna Indonesia menyebutkan masyarakat Ambon kerap memanfaatkan kerabat nangka itu untuk membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Yang dimanfaatkan tak hanya daun. Mereka juga memanfaatkan bagian tanaman lain, seperti akar dan bunga.

Perempuan yang baru melahirkan, misalnya. mengonsumsi minuman yang bercampurgetah sukun hingga 8-10 hari pascamelahirkan. Mereka meyakini minuman bercampurgetah itu dapat mengencerkan darah,

llmiah

Belum ada fakta llmiah yang menyebutkan duduk perkara faedah sukun dalam tradisi warga Ambon itu. Namun, beberapa hasil penelitian ilmiah menyebutkan sebuah bagian tanaman sukun terbukti berkhasiat membantu menyembuhkan penyakit. Salah satunya hasil penelitian Lin Chun Nan dan Shieh Wen Liang dari Kaohsiung Medical College. Taiwan, kulit akar mengandung beberapa senyawa. seperti cyclomulberrin. cyclocommunol, cyclocommunin. dan dihydroisocycloartomunin.

Periset dari Departemen Kimia, Chiang Mai University. Thailand. Surat Boonphong dan rekan. berhasil mengisolasi sembilan senyawa flavon dari ekstrak dichloromethane akar sukun yakni cycioartocarpin. artocarpin. chaplashin dari inti akar sukun. Mereka juga sukses mengisolasi senyawa morusin. cudraflavone B, cycloartobiloxanthone, artonin, cudraflavone C, dan artoblloxanthone. dari kulit akar sukun.

Kesembilan senyawa itu berkhasiat antibakteri penyebab tuberculosis Mycobocterium tuberculosis. Nilai MIC (Minimum Inhibitory Concentration) senyawa itu 3,12-100 ug/ml. Angka MIC menunjukkan pada rentang konsentrasi itu kesembilan senyawa tersebut efektif membunuh Mycobocferium luberculosis. Semakin rendah angka MIC. semakin baik daya hambatnya. Dari kesembilan senyawa itu, delapan di antaranya memiliki aktivitas antiplasmodial yakni mampu menghalau parasit penyebab malaria Piasmodium folciporum. Nilai IC50 3,5mg./ml. Artinya. pada konsentrasi itu mampu menghambat separuh aktivitas Plasmodium falciparum.

Antikanker

Kayu batang sukun juga berfaedah obat Hasil penelitian Enos Tangke Arung dan rekan dari Departemen Produksi Hutan. Fakultas Kehuianan. Universitas Mulawarman. Samarinda, ekstrak kayu sukun mengandung senyawa artocarpin yang “memacu apoplosis pada sel kanker payudara (47D). Mereka menguji ekstrak diethylether kayu sukun pada konsentrasi 2.5: 7.5 dan 10 ug/ml. Pada konsentrasi tertinggi. jumlah sel kanker yang mengalami apoptosis mencapai 88,85%.

Herbalis di Kelapagading, Jakarta Utara. Maria Margaretha Andjarwati. meresepkan kulit batang kerabat nangka itu untuk mengatasi luka lambung. Caranya. ambil kulit terluar batang sukun, lalu keringkan selama 4 hari. Setelah kering potong kecil-kecil. Rebus 15 gram potongan itu dalam empat gelas air hingga tersisa dua gelas. Minum air rebusan itu dua kali pada pagi dan sore hari. ‘Kulit batang sukun mengandung antiradang sehingga mampu menyembuhkan luka lambung.’ Tuturnya.

Seiama ini buah sukun dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternatif. Menurut Murdijati Gardijito dari Pusat Kajian Makanan Tradisional, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta. buah sukun dapat menjadi makanan sehat bagi penderita diabetes. ‘indeks gikemiK-angka yang menunjukkan potensi peninghatan glukosa darah dari karbohidrat-sukun rendah. yakni 59. Angka itu lebih rendah daripada terigu sebesar 100 dan beras 96.’ tutumya.

Buah kerabat tin itu juga berkhasiat antiradang sebagaimana basil penelitian Jer-An Lin dan rekan dari Depsrtemen llmu Pangan dan bioteknologi National Chung Hsing University Taiwan.

Ekstrak buah sukun mengandung senyawa 5,7,4 Tydroxy-6 Senyawa itu berperan anti radang.

Jadi Ayo tanam sukun!

Bersambung…………….

Sumber : Majalah TRUBUS, edisi APRIL 2012

Penjelasan Penyakit Kanker

Penjelasan Penyakit Diabetes

Share

Daun Sukun : obat Penyakit Kuning, Kencing Manis dll

Herbalis di Kotamadya Batu, Provinsi Jawa Timur, Wahyu Suprapto, meresepkan daun sukun pada paslen hepatitis yang datang berobat Wahyu. mantan kepala Balai Materia MedikA Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, itu menyarankan pasien untuk mencari daun sukun tua berwarna kuning, tapi belum jatuh dari pohon.

“Kuning untuk mengatasi penyakit kuning,” ujar Wahyu. Pasien hepatitis kerap merasa cepat lelah dan capai. demam, perut nyeri dan mual, nafsu makan turun drastis, serta warna kulit berubah kuning dan pucat . Oleh karena itu masyarakat awam kerap menyebut hepatitis sebagal penyakit kuning. 

Paling tokcer

Pasien merebus selembar daun dengan 4 getas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Ramuan itu diminum sehari sekali. Dalam 2,5 bulan kondisi pasien berangsurmembaik Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, juga menganjurkan resep sama. llmu pengobatan hepatitis menggunakan daun sukun berwarna kuning itu warisan mendiang ibunda.

Daun sukun tua berwarna kuning juga baik untuk mengontrol kadar gula darah diabetes. Puspa Dewi N Lotulung, periset di Pusat Penelitian Kimia LIPI di Serpong. Tangerang. Provinsi Banten. menguji secara praklinis khasiat daun sukun berwarna hijau muda. hijau tua, dan kuning pada hewan percobaan yang dibuat menderita diabetes melitus.

Hasil riset menunjukkan pemberian ekstrak etanol daun sukun berwarna kuning paling efektif dibanding daun sukun hijau muda dan hijau tua. Puspa Dewi masih belum menemukan faktor penyebab daun sukun kuning lebih cespleng menurunkan kadar gula darah

Farmakotog di Pusat Studi Obat Alam Universitas Indonesia, Prof Dr Sumali Wiryowidagdo MSi Apt. justru menyarankan penggunaan daun sukun yang masih hijau sebagai herbal. Sebab senyawa aktif yang berkhasiat mengatasi penyakit paling banyak terdapat di daun berwarna hijau. “Di daun berwarna kuning jumlah senyawa berkhasiat sudah berkurang,” kata guru besar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia itu.

Ambil daun sukun berwarna hijau mengkiap dan olah dengan cara perebusan. Dengan perebusan. senyawa aktif terkandung di dalam daun sukun menjadi larut dalam air. “Hampir semua flavonoid dalam Artocarpus-genus sukun, mudah larut dalam air,” ujar Sumali. Air rebusan itu yang dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit.

Dalam bentuk rebusan, senyawa aktif lebih mudah dicerna tubuh. Itu seperti diungkapkan dr Arijanto Jonosewojo. kepala Poli Obat Tradisional RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. “Ekstraksi yang paling bagus menggunakan air. Ekstraksi dengan alkohol terkadang menyebabkan zat lain dalam tanaman Ikut bereaksi Akibatnya. herbal justru menjadi kurang efektif.” ujarnya.

Sebanyak 3 daun sukun berukuran sedang berwama hijau dtpotong 1-2 cm. rebus dengan 1-2 gelas air hingga mendidih. Angkat rebusan setelah 30 menit mendidih. Ramuan itu diminum 3 kali sehari. Ampas hasil rebusan masih bisa dipergunakan untuk merebus ulang dengan jumlah air yang sama.

Sumber : Majalah TRUBUS edisi APRIL 2012

Penjelasan Penyakit Kanker

Penjelasan Penyakit Diabetes

Share

Manfaat Dan Khasiat Buah Kesemek

Kesemek adalah nama sejenis buah-buahan dari marga Diospyros. Tanaman ini dikenal pula dengan sebutan buah kaki, atau dalam bahasa Inggris dinamai Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Nama ilmiahnya adalah Diospyros kaki. (‘Kaki’, bahasa Jepang, adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini).

Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang, 15 m atau kurang, dioesis (dioecious, berumah dua) dan kadang-kadang monoesis, berbatang pendek dan bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun.

Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek lk. 3 cm, bundar, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap.

Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak rontok.kesemek sekarang sudah sulit dijumpai atau hampir punah

Kesemek yang matang berwarna antara jingga kekuningan sampai kemerahan dan berdiameter antara 2-8 cm. Buah ini dapat dimakan langsung dalam keadaan segar setelah diolesi dengan air kapur dan diperam, agar rasa sepatnya hilang. Buah juga dapat dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, es krim dan lain-lain. Buah kesemek segar mengandung 19,6% karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa, 0,7% protein, vitamin A dan kalium.

Buah kesemek yang muda mengandung zat tanin yang dinamai tanin-kaki, yang menimbulkan rasa sepat pada buah. Zat ini akan berkurang bersama dengan masaknya buah. Tanin-kaki dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan penyakit hipertensi.

Asal-usul dan penyebaran
Kesemek berasal dari Republik Rakyat Cina, yang kemudian menyebar ke Jepang pada zaman purba dan dikembang biakkan di sana. Belakangan buah ini menyebar ke bagian lain Asia, dan pada masa kolonial di tahun 1800an dibawa ke Eropa selatan dan Amerika (Kalifornia).

Buah ini cukup penting dalam tradisi Tiongkok dan Jepang, sehingga nilai komersialnya tinggi di sana. Kini komersialisasi produksi kesemek telah merembet dan meluas ke Selandia Baru, Australia dan Israel. Ekspor dari Israel inilah yang dinamai sebagai Sharon fruit.

Di Indonesia, Malaysia dan Thailand, produksi kesemek umumnya hanya cukup untuk konsumsi lokal. Sumatera Utara, khususnya wilayah Brastagi, di waktu lalu pernah secara tetap mengirimkan kesemek untuk Singapura; namun kini terhenti karena kualitasnya terdesak oleh kesemek produk negara-negara lain. Tempat-tempat lain di Indonesia yang menghasilkan kesemek di antaranya adalah Jawa Barat dan Jawa Timur, di mana buah ini ditanam pada daerah-daerah tinggi di pegunungan.

KHASIAT BUAH
-menjaga tubuh tetap langsing
-antioksidan sehingga mampu mencegah penyakit jantung
-menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh
-Hipertensi,asma,sakit perut,diare dan disentri

Sumber : Wikipedia

Penjelasan Penyakit Kanker

Penjelasan Penyakit Diabetes

Share

Wasir Kambuhan, Awas Kanker Rektum!

Jika anda menderita wasir atau ambien secara berulang-ulang dan tidak kunjung sembuh, waspadalah! Anda mungkin menderita kanker rektum atau kanker yang terjadi pada usus besar.

Menurut Kepala Unit Layanan Rujukan RS Dharmais, dr. Rismawaty Amiruddin, yang ditemui di sela-sela penyuluhan dini tentang kanker di Jakarta, Selasa (13/1), jika alat pencernaan terganggu dapat mengakibatkan perubahan kebiasaan buang air, yang dapat menyebabkan wasir.

Jika ambien tersebut tidak sembuh dan terjadi secara berulang-ulang, hal ini perlu diperiksakan lebih lanjut, karena kemungkinan pasien menderita kanker rektum.

Gejalanya adalah timbulnya benjolan-benjolan kecil di sekitar anus yang tumbuh menjadi besar, sekitar 1- 2 sentimeter. Awalnya, pasien mengira hanya mengidap ambien biasa, karena berdarah dan buang air besar tidak lancar.  Selain itu, banyak pasien merasa malu melakukan pengecekan, karena berhubungan dengan bagian bawah.

“Pernah ada pasien yang telat berobat, wajahnya sudah pucat, dan ketika diperiksa, benjolannya sudah sebesar kembang kol”, ujar Rismawaty.

Kanker rektum ini memang bukan penyakit yang paling banyak diderita di Indonesia, tapi termasuk 10 kasus kanker yang sering dilaporkan. Di negara maju, kanker ini menduduki peringkat tiga terbesar dan dapat menyebabkan kematian.

Kanker rektum ini terjadi pada bagian rektum usus besar, yang disebabkan karena saluran pencernaan terganggu akibat pola makan yang tak seimbang dan kurang makanan yang berserat.

“Jadi, orang yang menderita ambien dan belum sembuh, tidak perlu malu untuk memeriksakan ke dokter spesialis”, ujar Rismawaty.

Sumber : KOMPAS.com, Selasa, 13 Oktober 2009

Share

Kardiomiopati (2)

Gejala

Beberapa orang yang mengembangkan kardiomiopati tidak memiliki tanda dan gejala selama tahap awal penyakit. Tetapi karena memburuknya kondisi, tanda dan gejala biasanya dapat muncul. Gejala kardiomiopati dapat mencakup:

1. Sesak napas dengan pengerahan tenaga atau bahkan pada saat istirahat
2. Pembengkakan pergelangan kaki dan kaki
3. Perut kembung karena penumpukan cairan
4. Kelelahan
5. Detak jantung tidak teratur yang terasa cepat atau berdebar
6. Pusing, kepala ringan, dan pingsan

Pengobatan

Tujuan keseluruhan dari pengobatan untuk kardiomiopati adalah untuk mengelola tanda dan gejala, mencegah memburuknya kondisi, dan mengurangi risiko komplikasi. Pengobatan dapat bervariasi tergantung dari kardiomiopati yang dialami pasien.

1. Kardiomiopati dilated

Jika didiagnosa dengan dilated kardiomiopati, dokter dapat merekomendasikan obat-obatan, pembedahan perangkat implan, atau kombinasi keduanya.

2. Kardiomiopati hipertrofik

Dokter mungkin menyarankan beta blockers untuk merilekskan jantung, memperlambat aksinya memompa, dan menstabilkan ritme.
Jika obat tidak bekerja, mungkin memerlukan pembedahan atau perangkat medis untuk mengobati kondisi.  Pilihan tersebut meliputi:

1. Septum myectomy
2. Septum ablasi
3. Implantasi alat pacu jantung
4. Implan cardioverter-defibrillator (ICD)

3. Kardiomiopati restrictive

Pengobatan untuk kardiomiopati restriktif berfokus pada peningkatan gejala. Dokter akan merekomendasikan untuk memperhatikan asupan air dan garam, serta memantau berat badan setiap hari. Dokter juga mungkin menyarankan untuk mengonsumsi diuretik jika retensi natrium dan air menjadi masalah.

Pasien mungkin diresepkan obat untuk menurunkan tekanan darah dan mengontrol irama jantung yang cepat atau tidak teratur. Banyak obat yang diresepkan dokter untuk kardiomiopati mungkin memiliki efek samping. Pastikan untuk membahas kemungkinan efek samping dengan dokter sebelum mengambil obat ini.

Jika memiliki kardiomiopati parah dan obat-obatan tidak dapat mengontrol gejala, transplantasi jantung mungkin dapat menjadi pilihan. Karena kekurangan donor jantung, bahkan orang-orang yang sakit kritis mungkin harus menunggu lama sebelum menjalani transplantasi jantung.

Dalam beberapa kasus, perangkat jantung mekanik dapat membantu orang dengan kondisi kritis saat mereka menunggu donor yang cocok dan tepat.

Sumber : detikHealth, 29/12/2011

Share
Links
PT Mahkotadewa Indonesia Toko Online Affiliate Program
Peta Lokasi Klinik Pusat

Lihat Klinik Herbal Ny. Ning Harmanto di peta yang lebih besar