Kanker , Tumor & Kista
Puskesmas Herbal dari PT. Mahkotadewa Indonesia
PUSKESAS HERBAL MAHKOTADEWA Ny.Ning Harmanto
Melalui Puskesmas Herbal Mahkotadewa Ny.Ning Harmanto diberikan layanan kesehatan dengan solusi herbal sebagai tindak lanjut pencanangan gerakan “Jamu Brand Indonesia”. Masyarakat banyak yang terjebak back to nature menggunakan produk asing dengan biaya sangat mahal, padahal Indonesia sendiri memiliki kekayaan herbal no. 2 dunia setelah Brasil. Akankah potensi itu sia-sia? Untuk itulah Klinik Herbal Ny. Ning Harmanto didukung AKSI (Asosiasi Kewirausahaan
Sosial Indonesia) terpanggil memberikan Layanan Kesehatan Puskesmas Herbal yang dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia yg ingin sehat alami dengan biaya terjangkau.
Read the rest of this entry »
Ekstrak Jahe Pembunuh Sel Kanker Ovarium
JAHE bisa digunakan dalam pengobatan kanker ovarium seperti halnya kemampuan ekstrak cabai dalam pengobatan kanker pankreas.
Kesimpulan itu didasarkan hasil penelitian yang dilakukan Dr Rebecca Liu, asisten profesor bidang kebidanan dan ginekologi di Michigan Comprehensive Cancer Center University, AS, beserta timnya. Mereka telah melakukan tes terhadap bubuk jahe yang dilarutkan lalu diberikan pada sel kanker ovarium.
Seperti dikutip dari Helath Medicals, Senin (29/3), hasil penelitian itu menunjukkan adanya bukti bahwa berbagai makanan pedas atau panas bermanfaat dalam menghambat pertumbuhan kanker. Studi ini mengkaji efektivitas jahe terhadap sel penderita kanker. Namun, penelitian ini masih merupakan langkah pertama. Dikatakan, jahe dapat membunuh sel kanker dengan dua arah, yakni proses kehancuran yang disebut apoptosis dan autophagy.
Menurut Dr Rebecca, banyak penderita kanker yang mengalami resistensi terhadap kemoterapi standar. Dalam hal ini, tindakan kemoterapi merupakan proses apoptosis. Sementara itu, jahe memiliki kemampuan untuk memakan sel (autophagy) sehingga dapat membantu mereka yang resisten terhadap kemoterapi. American Cancer Society melaporkan kanker ovarium telah membunuh 16 ribu dari 22 ribu perempuan AS.
Jahe terbukti mampu mengontrol inflamasi yang berhubungan dengan perkembangan sel kanker ovarium. Dalam studi lain, dilakukan percobaan dengan tikus yang diberikan capsaicin (salah satu zat dalam cabai). Sanjay Srivastava dari Universitas Pittsburgh School of Medicine, AS, menemukan capsaicin mampu membunuh sel kanker pankreas. Capsaicin membuat sel-sel kanker mati dan memiliki kemampuan untuk mengurangi ukuran tumor.
Sumber : mediaindonesia.com – 01 april 2011
KANKER PANKREAS
Definisi Kanker Pankreas :
Pankreas adalah suatu organ berbentuk tabung yang seperti bunga karang/spons kira-kira 6 inches panjangnya. Ia berlokasi dibelakang perut, dibelakang lambung. Kepala pankreas ada dikanan perut. Ia dihubungkan pada duodenum (usus dua bela jari), akhir bagian atas dari usus kecil. Ujung yang sempit dari pankreas, disebut buntut, memanjang ke bagian kiri tubuh.
Pankreas membuat getah-getah pankreas dan hormon-hormon, termasuk insulin. Getah-getah pankreas, juga disebut enzim-enzim, membantu mencerna makanan dalam usus kecil. Insulin mengontrol jumlah gula dalam darah. Kedua enzim-enzim dan hormon-hormon diperlukan untuk mempertahankan tubuh bekerja dengan benar.
Ketika getah-getah pankreas dibuat, mereka mengalir kedalam saluran utama pankreas. Saluran ini bergabung dengan saluran empedu umum (common bile duct), yang menghubungkan pankreas ke hati dan kantong empedu. Saluran empedu umum (common bile duct), yang membawa empedu (suatu cairan yang membantu mencerna lemak), menyambung ke usus kecil dekat lambung.
Definisi Kanker :
Kanker adalah suatu kelompok dari penyakit-penyakit. Lebih dari 100 tipe-tipe yang berbeda dari kanker diketahui, dan beberapa tipe-tipe kanker dapat berkembang dalam pankreas. Mereka semua mempunyai satu hal umum yang sama: pertumbuhan sel-sel yang abnormal dan merusak jaringan tubuh.
Sel-sel sehat yang membentuk jaringan tubuh tumbuh, membelah, dan menggantikan diri mereka sendiri dalam suatu cara yang teratur. Proses ini mempertahankan tubuh dalam suatu perbaikan yang baik. Adakalanya, bagaimanapun, beberapa sel-sel kehilangan kemampuan untuk mengontrol pertumbuhan mereka. Mereka tumbuh terlalu cepat dan tanpa segala aturan. Terlalu banyak jaringan dibuat, dan tumor-tumor terbentuk. Tumor-tumor dapat menjadi jinak atau ganas.
Tumor-tumor jinak adalah bukan kanker. Mereka tidak menyebar ke bagian-bagian lain tubuh dan adalah jarang suatu ancaman pada nyawa. Seringkali, tumor-tumor jinak dapat diangkat dengan operasi, dan mereka tidak mungkin kembali.
Tumor-tumor ganas adalah kanker. Mereka dapat menyerang dan menghancurkan jaringan-jaringan sehat dan organ-organ sehat yang berdekatan. Sel-sel kanker dapat juga pecah keluar dari tumor dan menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Penyebaran kanker disebut metastasis.
Kanker yang mulai pada pankreas disebut kanker pankreas. Ketika kanker pankreas menyebar, ia biasanya berjalan memalui sistim limpatik. Sistim limpatik mencakup suatu jaringan dari saluran-saluran halus yang bercabang , seperti pembuluh-pembuluh darah, kedalam jaringan-jaringan diseluruh tubuh. Sel-sel kanker dibawa melalui pembuluh-pembuluh oleh getah bening, suatu cairan air yang tidak berwarna yang membawa sel-sel yang melawan infeksi. Sepanjang jaringan pembuluh-pembuluh limpatik ada kelompok-kelompok dari organ-organ kecil yang berbentuk seperti kacang yang disebut simpul-simpul (nodul) getah bening. Ahli-ahli bedah seringkali mengangkat nodul-nodul getah bening dekat pankreas untuk mempelajari apakah mereka mengandung sel-sel kanker.
Sel-sel kanker dapat juga dibawa melalui aliran darah ke hati, paru-paru, tulang, atau organ-organ lain. Kanker pankreas yang menyebar ke organ-organ lain disebut kanker pankreas metastatik.
Sumber : Total Kesehatan Anda.com
Enam Makanan Anti Kanker Payudara| Anti Kanker
Beberapa penelitian terakhir menyebutkan ada enam jenis makanan yang dapat menjadi anti kanker atau mencegah timbulnya penyakit Kanker Payudara. Simaklah, apakah ke enam jenis makanan tersebut sudah terdapat dalam daftar belanjaan atau tidak. Read the rest of this entry »
Paket Herbal untuk penderita Kanker
“Berdasarkan tes laboratorium, setelah 3 bulan mengonsumsi Kapsul Madeca dan herbal pelengkap lainnya, kista di rahim saya dinyatakan hilang”. (Ny. Etty Rasmiaty, Padang)
“Payudara saya yang sebesar kelapa hijau terus mengempis dan bentuknya kembali normal serta tidak merasakan sakit lagi, berkat mengonsumsi Kapsul Madeca dan herbal pelengkap lainnya dari Klinik Ny. Ning Harmanto”. (Ny. Yudiati, Tangerang)
Bagi penderita Kanker, paket ramuan yang kami sediakan terdiri dari
Madeca, Ekstrak Mahkota Dewa, Temu Putih, Umbi Daun Dewa, Sambiloto/Pegagan/Tapak Liman, Tempuyung, Temu Mangga














