Kiste-Kanker
Kesaksian Hj. Yanti Setiawan, Jl Pamekar Raya No.90 Bandung.
Pada bulan Oktober 2001, Ibu Yanti mengalami menstruasi yang tidak teratur. Kadang-kadang mens, kadang-kadang juga tidak. Jika ingin mensya lacar, dia harus dipancing dengan pemberian hormon.
Pada akhir tahun 2001 terjadi pendarahan hebat. Ibu Yanti harus dikuret. Setelah diperiksa, disimpulkan Ibu Yanti menderita endometrium type simplex.Mau tidak mau harus dilakukan pengobatan dengan hormon selama enam bulan terus menerus. Sayang sekali, “untung tak dapat diraih, malang tak bisa ditolak.” Ibu Yanti malah mengalami pendarahan lagi. Seperti semua, dia hrus disuntik hormon lagi selama enam bulan. Suntik hormon ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Sekali suntik Rp.1,3 juta. Pilihan lainnya secara medis adalah angkat rahim. Biayanya Rp.11juta.
Ibu Yanti bersama suami kemudian berunding. Tak putus-putusnya pula mereka berdoa memohon petunjuk Allah. Syukurlah, setelah membaca majalah dan buku, mereka mengetahui informasi tentang mahkota dewa. Akirnya, mereka pun mendatangi Bapak Robby Hidayat, mitra usaha saya di Bandung. Bapak Robby memberikan paket kanker. Saat ada sebuah seminar di Bandung saya bertemu dengan Ibu Yanti.
Setelah mengkonsumsi ramuan mahkota dewa, hari demi hari pendarahannya mulai berkuang, bahkan lama kelamaan menghilang. Dua bulan kemudian setelah dicek secara medis, penyakitnya hilang tak berbekas. Karena merasakan khasiat yang begitu nyata, sang suami yang menderita pegal-pegal di punggung selama tiga tahun juga ikut-ikutan meminum teh racik mahkota dewa. Kini dia pun sehat wal’afiat. Begitu pula dengan anaknya yang sudah remaja dan sering mengalami pilek-pilek sejak kecil. Setelah diberi ramuan yang diminum 2 hari sekali, kini alhamdulillah sehat dan ceria.
Seperti ditulis Ibu Ning Harmanto dalam bukunya yang berjudul Mahkotadewa Obat Pusaka Para Dewa edisi REVISI keempat
KANKER GANAS LENYAP DENGAN TERAPI MODERN DAN TRADISIONAL
Ny. Ira, Wonosari, Yogyakarta
Ketika mendengar vonis saya mengidap kanker ganas, dunia serasa mau runtuh. Betapa tidak? Anak saya masih kecil-kecil (berumur 7,5 dan 2,5 tahun) dan masih sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Demi anak-anak saya harus berjuang melawan sel kanker yang menggerogoti payudara. “Saya ingin hidup dan terus hidup,” begitu kata hati saya setiap saat.
Saya sangat sadar akan risiko yang ditimbulkan oleh kanker ganas. Menghadapi kanker ganas berarti berpacu dengan waktu. Banyak contoh kanker ganas yang hanya mengandalkan jasa medis mengalami kegagalan, padahal biaya yang dikeluarkan cukup besar. Menyadari tidak mudah melawan sel kanker, saya mencoba menggabungkan jasa medis (pengobatan modern) dengan pengobatan tradisional (herbal). Saya menjalani operasi pada bulan April 2004, kemudian penyinaran sebanyak 25 kali. Selang satu bulan setelah operasi, yakni pada bulan Mei 2004, saya datang ke Klinik Herbal Ny. Ning Harmanto. Kondisi badan saya ketika itu lemah tak betenaga karena tidak memiliki nafsu makan akibat teraphi penyinaran. Read the rest of this entry »
Kista Rontok Menumbuhkan Harapan akan Kehadiran Si Mungil yang Sudah Lama Didambakan
Ny. Woro Setyani, Kebonarum, Klaten
Pada hari Jumat, 7 Januari 2005 malam saya dan suami datang ke Klinik herbal Ny. Ning Harmanto di Yogya dan bertemu dengan konsultan senior, yakni Bapak Wisnu. Pada kesempatan itu saya langsung bercerita bahwa saya sebenarnya sudah putus asa. Sudah dua kali operasi indung telur, yakni pada tahun 1995 dan tahun 2003, tetapi kista yang saya derita ternyata tumbuh lagi. Berdasarkan hasil USG dan pemeriksaan dokter RSUD Bethesda Yogyakarta pada tanggal 7 Januari 2005, diameter kista saya mencapai 3,45 cm. Dokter menyarankan agar diangkat lagi. Saya bingung, harus berapa kali lagi operasi, padahal, kami sangat mendambakan lahirnya seorang anak? Read the rest of this entry »
Atasi kista ovarium Rani 4,5 cm tanpa operasi.

Sujud syukur kepada Tuhan ternyata penyakit kista ovarium 4,5 cm bisa hilang tanpa operasi. Menurut hasil USG kista Rani 4,5 cm sudah hilang, lalu dia hamil 7 bulan dan anaknya laki-laki sama dengan kakak iparnya yang juga hamil 7 bulan lebih. Semoga bisa lahir dengan selamat tak ada halangan suatu apa. Oh ya saya ingin sedikit sharing pengalaman anak kandung saya yang pernah menderita kista ovarium 4,5 cm, dua tahun yang lalu. Kini kistanya berhasil hilang lenyap dengan herbal saja tanpa operasi dan sudah dicek secara medis. Read the rest of this entry »
Kanker kelenjar Aisyah stadium IV, dalam seminggu ini membaik.
Melalui internet dan telpon langsung saya terus berkomunikasi dengan pak Muhammad warga negara Malaysia, ayah Aisyah gadis remaja usia 11 th yang menderita kanker kelenjar stadium IV. Saat saya berdiskusi dengan dokter Jamal dan dokter Yuni, secara medis harapan hidup pasien dengan kondisi seperti itu 30% bisa bertahan 6 bulan, 70% nggak mungkin bisa bertahan lagi. Read the rest of this entry »












