Kesaksian
Fistula ani memang benar bisa sembuh dengan herbal
Saya sangat terinspirasi berobat dengan herbal untuk atasi penyakit fistula ani yang menjengkelkan karena saat bertanya ke dokter apakah kalau dilakukan operasi bisa dijamin penyakitnya tidak tumbuh lagi? Jawaban dokter : “ Tidak ada jaminan fistula ani tidak tumbuh lagi setelah dioperasi. Akhirnya saya browsing internet dan menemukan alamat klinik herbal.
Tgl. 10/5-2011 datang ke klinik herbal Ny Ning Harmanto konsultasi tentang penyakit fistula yang saya derita sejak 2 th yang lalu, selama 2 tahun mengkonsumsi obat medis tetapi tidak ada perubahan selain itu saya juga kena ambeien genetik ibu. Ramuan yang di berikan kapsul (Ekstrak Made, Madeca, Umbi Daun Dewa, Temu Putih, Pegagan, Angelica @ 3×1), Garam Herbal, Minyak Made, Teh Wedang Weding.
Tgl.13/6-2011 Pasien melanjutkan pengobatan dosis tetap seperti bulan pertama karena sudah tidak keluar cairan dan lubang mengecil.
Kondisi kesehatan saya makin membaik tidak ada keluhan lagi , melanjutkan pengobatan. Ramuan yang di minum sampai sekarang hanya kapsul Madeca ditambah Teh Daun Sirsak untuk pencegahan. Saya amat bersyukur…… penyakit Fistula ani yang saya derita cepat membaik karena saya mematuhi semua pantangan dan anjuran.
Sumber : Buku DETOK HERBAL karangan Ning Harmanto
Berkat Herbal BADANKU menjadi nyaman……
Sudah cukup lama saya merasakan pegal2 disekitar pinggang .. saya pun sudah berulang kali berobat ke dokter, maklum untuk pengobatan medis adalah hak saya sebagai karyawan. Namun hanya sembuh sesaat lalu kambuh lagi. Terakhir kali saya melakukan pemeriksaan ke internist dan di USG ternyata saya mempunyai kista di kedua ginjal saya. Hal inimembuat saya berpikiran untuk mencoba pengobatan alternatif. Beruntung sekali saya bisa melakukan kegitanan on line… berbekal keisengan saya untuk membuka informasi lewat internet dan setelah saya pertimbangkan dan perbandingkan satu sama yang lain, saya tertarik dengan sebuah pengobatan di Jakarta Utra.
Sekitar empat bulan yll saya menghubungi sebuah klinik di Jakarta Utara untuk berkonsultasi. Dan syukur alhamdulillah sayapun mendapatkan pencerahan yang membuat saya antusias saya akan sembuh. Pada bulan pertama itu saya mendapat paket untuk satu bulan yang terdiri dari kapsul2 (Ekstrak Made, UDD, Temu Putih, Temu Mangga,Alang2) dan sebagai anlagetiknya kps. Sidaguri. Selain minum obat sayapun dianjurkan untuk melakukan detoxifikasi menggunakan garam herbal dan mengkonsumsi teh Wedang Weding. Namun karena saya tidak suka minum teh, meskipun sudah diterangkan fungsinya saya tetap tidak mau.
Alhamdulillah…. Sekitar satu minggu saya mengkonsumsi paket herbal tersebut sakit pinggang saya sudah berkurang bahkan ada yang lebih istimewa lagi, buang hajat saya menjadi lebih teratur dan bisa tiap hari. Alhamdulillah.
Saya merasakan makin optimis akan sembuh mengingat pihak klinikpun minimal satu minggu sekali mengunjungi meskipun hanya melalui telepon. Hingga saat ini saya masih paket untuk Kista Ginjal, rencananya sesuai dengan anjuran pihak Klinik, saya akan melakukan USG ulang setelah paket ke 6 habis.Saya berharap mudah-mudahan kista saya sudah mengecil atau bahkan sudah hilang.
Saya selalu bersyukur dan beterima kasih padaNYA, melalui paket herbal produksi Ny. Ning Harmanto, saya sudah tidak pernah mengeluhkan akan badan tidak nyaman, tidak selalu sakit pinggang.
Bravo Bu Ning dengan PT Mahkotadewa Indonesia-nya.
Jakarta, September 2011
Bp. Ari (bukan nama sebenarnya)
Pengalaman Mengkonsumsi Teh OSTEA+
Saya seorang Ibu yang punya hobi ngemil saat nonton televisi…..
Tepatnya hari minggu 9 Oktober 2011 sepulang dari Misa pagi sambil menyaksikan pemilihan putri Indonesia sayapun ngemil, yang saya makan adalah rebusan kacang kedelai. Saking asyiknya ngemil tidak berasa sampai penobatannya saya telah menghabiskan satu mangkuk kedelai rebus. Komentar anak saya, waaah waah Ibu nech doyan atau kelaparan sih xixixi.. Setelah penobatan Putri Indonesia , sayapun tertidur…, betapa kagetnya saat bangun karena kaki kiri saya sakit sekali dan kedua jari jemari tangan saya kaku…dalam hati saya berguman, aduuh sepertinya saya overdosis kacang kedelai !!!!!!
Sudah menjadi kebiasaan saya selalu mengkonsumsi kapsul sidaguri bila merasakan keluhan di persendian atau pegal2 di badan., karena malam itu saya harus tugas di lingkungan sayapun langsung minum 3 kapsul sekaligus ditambah dengan kapsul pegagan. Namun meskipun saya sudah minum herbal tersebut hingga hari Rabu jalan saya masih tetap pincang dan saakit saat salah menginjakkan kaki. Kebetulan saat kesakitan boss saya melihat keganjilan saya ini dan dianjurkannya saya untuk mengkonsumsi teh herbal Ostea+...sambil garuk2 kepala saya berkata : iyaa ya kenapa kok saya lupa herbal satu itu ya… Langsung saja, sepulang bekerja saya merebus satu sachet teh Ostea+ dengan 1 liter air dan saya habiskan semalaman.
Puji Tuhan…. saat menginjakkan kaki setelah bangun tidur di pagi hari Kamis kaki saya tidak sakit lagi. Terima kasih dan Puji Syukur Tuhan…, melalui teh Ostea+ segala penderitaan pun hilang sudah.
Oleh karena itu mari saudaraku yang telah membaca artikle ini untuk mencobanya……………. semoga bermanfaat….
TEH MASHIWA DATANG……… DIARE LENYAP, NYAAP
Hari itu, Rabu 21 September 2011 jam menunjukkan jam 23.00 WIB namun mata tidak juga mau dipejamkan.. padahal beberapa saat yll baru kami dari mengunjungi kerabat di daerah Duren Sawit Jakarta Timur. Sekitar jam 23.30 tiba2 pertu mulas sekali seperti mengajak ke “ BANK”. Belum juga 15 menit perut saya sudah mules lagi, kondisi seperti itu sampai jam lima pagi, hingga tidak terhitung lagi keluar masuknya ke “BANK”, lalu saya berguman “wah kena diaree nih”. Akibatnya saya diare ini, badan lemas sekali. Saat itu saya ingat akan seorang adik yang bekerja di sebuah pengobatan herbal, dia pernah bercerita kalau ditempat bekerjanya mempunyai solusi herbal untuk diare. Tanpa pikir panjang saya langsung menelponnya.
Saya dianjurkan minum teh Mashiwa dengan dosis sekali seduh 2 sachet dan tanpa gula.tiap 4/5 jam sekali….. Saya termasuk orang yang tidak mudah percaya, lalu saya tanyakan kenapa dengan teh Mashiwa ? dijawab oleh adik : kalau teh Mashira adalah teh yang amat lengkap, berbahan dasar teh hijau dengan 5 herbal lainya seperti ( Umbi Dewa, Angelica, Pegagan dan herbal lainnya).
Puji Tuhan, baru minum satu gelas penuh, saya tidak pergi ke “BANK” lagi. Saya tidak percaya akan hal ini, karena sejak jam 24.00 WIB hingga subuh tidak terhitung berapa kali saya bolak balik ke “BANK”, hanya karena satu gelas teh , baru ke BANK lagi sekitar jam 09.00 WIB. Namun supaya benar2 tuntas saya mengikuti anjurannya untuk kembali minum teh Mashiwa.
Sekarang saya tidak takut lagi dengan diare karena sudah punya senjata pamungkas.
Terima kasih Tuhan,melalui Teh Mashiwa anugerah alamMu… saya terbebas dari DIARE.
Bravo PT Mahkotadewa Indoesia. Semoga Semakin Jaya.
(Seperti diceriterakan Ibu B dari Jakarta Timur.)
Akar Alang-alang datang kolesterol membaik.
Seminggu menjelang hari raya Idhul Fitri beberapa waktu yll seorang ibu(sebut saja Ibu S) menghubungi kami, beiau minta obat untuk kolesterol.
Sebagai seorang konsultan lalu kami tanyakan juga tentang tekanan darah, sakit maag bahkan sampai ke hasil labroratoriumnya. Menurut beliau , ada darah tinggi dengan tensi selalu terjaga normal karena ada obat, tidak ada Maag tapi mempunyai keturunan Diabetes Millitus . Dengan hasil lab terakhir sbb : Koleserol Total 234; Trigliserida 154 itu saja. Selama ini untuk kestabilan tekanan darah beliau mengkonsumsi obat darah tingginya sehari satu kali saja.
Berdasarkan itu kami memberikan ramuan yang terdiri Kapsul Akar Alang2, Pegagan dan Teh Mashiwa . Kami berikan teh tersebut mengingat beliau mempunyai keturunan DM, adapun dosis yang kami anjurkan sehari 3×2 kapsul untuk Akar Alang-Alang dan 3×1 kapsul untuk kapsul Pegagan dan Teh Mashiwanya diminum 2 x 1 sachet. Kami sarankan selama liburan apabila hendak makan yang bersantan atau yang terlalu enak (menurut takaran orang tua) minumlah kapsul akar alang-alang terlebih dahulu , sekali minum 2 kapsul. Tidak ketinggalan kami berikan saran agar setelah satu minggu periksa lab dan memonitor tekanan darahnya kembali.
Sungguh menyenangkan sekali mempunyai pasien ayang kooperatif, mengingat pada hari Senin 5-9-2011 Ibu S. Menghubungi kami memberikan laporan hasil lab. Kolesterol Totalnya turun sekarang 209 tapi Trigliserida masih 152. TD tetap selalu normal. Sontak saya katakan Puji Tuhan, syukur kepada Allah …… hasilnya luuar biasa sudah mendekati angka normal dan penurunan kolesterolnya cukup bagus.
Minggu selanjutnya , dosis yang kami sarankan adalah sama sampai periksa lab yang berikutnya.
Sebagai konsultan hanya bisa mendoakan supaya hasilnya lebih bagus lagi.
Salam dan Doa.












